× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Komitmen Sekda Kota Banda Aceh Wujudkan ASN Bebas Narkoba

Komitmen Sekda Kota Banda Aceh Wujudkan ASN Bebas Narkoba

44
SHARE
Komitmen Sekda Kota Banda Aceh Wujudkan ASN Bebas Narkoba

KSI News

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh, Selasa (16/2/2021) secara mendadak melakukan tes urine terhadap seluruh personil Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh. 

Tes urine ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Aparatul Sipil Negara (ASN) yang disiplin dan bebas dari narkoba.

Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Amiruddin, SE, M.Si memantau langsung pemeriksaan tersebut. Amiruddin didampingi Asisten Administrasi Umum Setdako Tarmizi Yahya, Kepala BKPSDM Arie Maula Kafka dan Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra dan Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh Heru Triwijanarko. 

Sekdako Amiruddin dalam kesempatan itu mengatakan, tes urine sengaja dilakukan secara mendadak agar menjadi shock terapi, serta peringatan bagi pegawai untuk tidak mencoba narkoba.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik kita laksanakan terutama untuk melihat bahwa kita semua bebas dari gejala atau terkontaminasi dari narkotika,” ujar lulusan Magister Ekonomi Pembangunan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Rencananya, tambahnya lagi, kegiatan tes urine ini akan terus berlanjut ke dinas-dinas lainnya yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kedisiplinan pegawai dan terhindar dari obat terlarang. 

Sementara itu, Kepala BNN Kota Hasnanda Putra menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Banda Aceh yang telah mengupayakan semua intansi untuk menjalankan tes urine. 

“Hari ini kita lakukan deteksi dini, artinya walaupun dia tidak mamakai, dia sudah tau bahwa ada bahaya dalam narkoba yang dibuktikan dengan enam parameter dan bisa jadi juga bukan pecandu tapi ada teman-teman yang pakai obat-obatan,” jelasnya.

Kata Hasnanda, seandainya ada yang sering mengonsumsi obat-obatan nantinya pihak BNN akan menjelaskan  pegaruh dari obat tersebut. “Kita mempunyai dokter yang bisa menjelaskan bahaya atau tidak mengjinsumsi obat-obatan tersebut. Hari ini sebenarnya lebih banyak pada edukasi dan deteksi dini,” ungkapnya.

Selain itu dia menuturkan, kegiatan tes urine yang dilakukan hari ini merupakan bukti ASN yang ada di lingkungan pemko sangat disiplin dan teladan. “Hal itu dapat dibuktikan bahwa mereka terbebas dari narkoba,” kata Hasnanda. (Mah)