× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Pewaris Raja Aceh: Alam Peudeung Bendera Aceh yang Sudah Diakui Dunia

Pewaris Raja Aceh: Alam Peudeung Bendera Aceh yang Sudah Diakui Dunia

7308
SHARE
Pewaris Raja Aceh: Alam Peudeung Bendera Aceh yang Sudah Diakui Dunia

Tuanku Muhammad/Ist

KSI News

Pengemban Amanah Waris Diraja Kerajaan Aceh Darussalam, PSB DYMM Tuanku Muhammad (I) ZN AL-Haj menegaskan, Alam Peudeung adalah bendera Aceh yang sudah diakui dunia internasional sejak dulu. Hal itu menjelaskan bahwa Aceh sudah memiliki bendera sendiri sejak dulu hingga sekarang.

Penegasan ini disampaikan Tuanku Muhammad (I) ZN AL-Haj kepada media, Senin malam (26/07/2019) lalu. Menurut Tuanku Muhammad, bendera Alam Peudeung pernah membesarkan nama Aceh pada masa Pemerintahan Sultan Iskandar Muda.

"Jika persoalan bendera Aceh yakni bendera bulan bintang yang pernah digunakan oleh Gerakan Aceh Merdeka (GAM), tidak menemukan titik terang dari Pemerintah Pusat, maka lebih baik Aceh menggunakan bendera Alam Peudeung," kata Tuanku.

Menurut Tuanku Muhammad, saran tersebut mungkin bisa menyelesaikan persoalan bendera Aceh yang hingga saat ini belum menemukan titik sepakat antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.

Alam Peudeung, lanjut Tuanku Muhammad, diyakini juga dapat mempersatukan rakyat Aceh, sehingga kedepan akan lebih mudah membangun Aceh demi kemakmuran bersama.

"Kalau bendera Alam Peudeung mencerminkan keluhuran peradaban Aceh serta menggambarkan religiusitas masyarakat Aceh dan sampai sekarang itu masih ada, maka sebaiknya Pemerintah Aceh mempertimbangkan untuk dijadikan bendera Provinsi Aceh menggantikan bendera bulan bintang yang ditolak oleh Pemerintah Pusat," tegasnya.

Apalagi, kata Tuanku, saat ini peradaban Aceh sedikit mengalami kemunduran sehingga perlu dilakukan perubahan oleh semua pihak di Aceh.

"Menjadikan Alam Peudeung sebagai bendera Aceh bisa membangkitkan kembali semangat masyarakat Aceh untuk membangun. Dulu bendera Alam Peudeung pernah dikenal dan berjaya di Aceh serta terekam dalam berbagai sejarah Aceh. Begitu juga, tentang bendera bulan bintang yang digunakan oleh GAM dulunya mempunyai kenangan tersendiri dan terekam banyak di monumen-monumen peradaban dunia," jelasnya.

Berdasarkan catatan sejarah dari berbagai sumber, bendera resmi kerajaan Aceh adalah dasar merah dengan bulan bintang di tengah sebagai simbol Islam sama seperti bendera Negara Turki.

"Hal itu menunjukkan bahwa kerajaan Aceh berlandaskan Alquran dan Alhadits. Pedang merupakan lambang kedaulatan Aceh dan juga menunjukkan sifat orang Aceh yang tegas dan ditakuti oleh lawan-lawannya. Ada istilah di Aceh; hudep saree matee syahid, salah narit peudeung peuteupat, salah seunambat teupeuroe dumna," paparnya.

Pewaris Kerajaan Aceh ini menjelaskan, penambahan pedang pada bendera tersebut sebagai sifat orang Aceh diletakkan di bawah bintang bulan.

"Kesamaan bendera Turki dengan alam peudeung Aceh menandakan hubungan Aceh dan Turki sangat harmonis pada masa dahulu," tandasnya.